HUJUB dan Macam-macamnya

Hujub artinya terhalangnya ahli waris dari mendapatkan warisan baik seluruhnya atau sebagian.

Sebab terhalangnya waris ada dua:

  1. Sifat, yaitu ahli waris terhalang karena adanya salah satu dari tiga penghalang: perbudakan, pembunuhan, dan perbedaan agama.
  2. Orang, yaitu ahli waris terhalang oleh ahli waris lain, yaitu:
    • Hujub Hirman, yaitu terhalang dari warisan seluruhnya.
    • Hujub Nuqsan, yaitu berkurang jatah warisannya karena (1) izdiham, bersekutu dalam warisan dan (2) intiqal, berpindah dari bagian yang besar ke bagian yang kecil, seperti suami dari setengah menjadi seperempat apabila ada anak.

Kaidah-Kaidah Penting

Kaidah Pertama: furu’ tidak ada yang dapat menghalanginya kecuali furu’ lagi. Continue reading “HUJUB dan Macam-macamnya”

Pembagian Waris untuk Ahli Fardlu dan Syarat-Syaratnya

Ahli fardlu yang berhak mendapat setengah (½) ada lima, yaitu:

1. زوج – syaratnya hanya satu, yaitu apabila tidak ada anak (ابن atau بنت dan seterusnya).

2. بنت – syaratnya dua:

  • Dia sendirian.
  • Tidak ada ابن.

3. بنت ابن – syaratnya tiga: Continue reading “Pembagian Waris untuk Ahli Fardlu dan Syarat-Syaratnya”

Iman Kepada Kitab-Kitab Allah

Kitab-Kitab Samawi dalam Al Qur’an

  1. Shuhuf Ibrahim عليه السلام.
  2. Shuhuf Musa عليه السلام.
  3. Taurat (Musa عليه السلام).
  4. Zabur (Daud عليه السلام).
  5. Injil (Isa عليه السلام).
  6. Al Qur’an (Muhammad صلی الله عليه وسلم).

Tidak ada satu kitab suci pun yang berhak disebut kitab Allah sekarang ini selain dari kitab suci Al Qur’an karena: Continue reading “Iman Kepada Kitab-Kitab Allah”

Iman Kepada Malaikat Allah

Dalil-Dalil yang Mewajibkan

  1. Al Baqarah (2) : 97-98 “Jibril dan Mikail.”
  2. Al Baqarah (2) : 177 “iman kepada malaikat.”
  3. Al Baqarah (2) : 285 “iman kepada malaikat.”
  4. An Nisaa (4) : 136 “kafir kepada malaikat.”
  5. Hadits Jibril riwayat Muslim tentang kisah Handzholah.

Sifat & Tabiat Malaikat

  1. Malaikat bersayap (dua, tiga, dan empat), Fathir (35) : 1. Continue reading “Iman Kepada Malaikat Allah”

ZAKAT

Definisi

  • Lughoh: pembersih/suci, tumbuh, berkembang (secara fisik maupun non fisik).
  • Istilah: harta yang dikeluarkan seorang muslim, yang menjadi hak Allah ta’ala, disalurkan kepada yang berhak / mustahiq (ditentukan Allah ta’ala), dengan cara tertentu.

Dalil

  • At Taubah (9) : 103
  • An Nisaa (4) : 77
  • Al Baqarah (2) : 3 dan 267
  • Hadits dari Ibnu Abbas riwayat Bukhori : perintah Rasulullah صلی الله عليه وسلم kepada Muadz bin Jabal رضي الله عنه untuk mengajarkan kewajiban seorang muslim secara bertahap, yaitu syahadatain, shalat lima waktu, membayar zakat.
  • Hadits dari Ibnu Abbas riwayat Bukhori dan Muslim : tentang rukun Islam. Continue reading “ZAKAT”

Macam-Macam Ahli Ta’shib (Ashabah)

Ahli Ta’shib atau ashabah terbagi menjadi 3 macam:

Pertama: ashabah binafsihi yaitu ahli waris yang menjadi ashabah dengan sendirinya tanpa disebabkan adanya orang lain, dan jumlah mereka ada 14, yaitu:

  1.  ابن – Anak kandung laki-laki
  2. ابن ابن – Cucu laki-laki dari keturunan anak laki-laki dan seterusnya kebawah
  3. أب – Bapak
  4. أبو ألأب – Kakek (dari bapak)
  5. أخ شقيف – Saudara laki-laki sekandung
  6. أخ لأب – Saudara laki-laki sebapak Continue reading “Macam-Macam Ahli Ta’shib (Ashabah)”

Bencana…!! banyak berilmu namun tanpa amal

(dikutip dari buku : DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA)

(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr, hafizhahullah)

Oleh Abu Abdil Muhsin Firanda

Mengenai Syaikh Abdurrozzaq, sebagaimana pengakuan sebagian teman yang pernah dekat dengan beliau, bahwasanya beliau bukanlah orang yang paling ‘alim di kota Madinah, bahkan bukan pula orang yang paling ‘alim di Universitas Islam Madinah, karena pada kenyataannya masih banyak ulama lain lebih unggul daripada beliau dari sisi keilmuan. Akan tetapi yang menjadikan beliau istimewa di hati para mahasiswa adalah perhatian beliau terhadap amal, takwa, dan akhlak. Hal ini tidak mengherankan karena seringkali wejangan-wejangan beliau tentang perhatian pada mengamalkan ilmu. Continue reading “Bencana…!! banyak berilmu namun tanpa amal”

Macam-Macam Ahli Waris

Ahli waris ada dua macam, yaitu:

1. Ahli Fardlu, yaitu ahli waris yang mendapatkan warisan dengan ketentuan yang disebutkan dalam Al-Qur’an yaitu ½, , ¼, ⅛, 1/6, 1/8, dan 2/3.

2. Ahli Ta’shib (ashabah), yaitu ahli waris yang mendapatkan sisa warisan dari ahli fardlu bila ada sisa, jika tidak ada sisa maka ia tidak mendapatkan apa-apa.

Terdapat empat keadaan dari macam ahli waris tersebut dilihat dari fardlu dan ta’shib-nya, berikut ini adalah penjelasannya:

Continue reading “Macam-Macam Ahli Waris”