Dakwah di Luar Mekkah (Tahapan 3)

Dakwah di Kota Thaif

  • Terjadi di bulan Syawwal tahun 10 kenabian, atau sekitar bulan Juni 619 M.
  • Thaif letaknya sekitar 60 mil dari kota Mekkah yang merupakan perkampungan Bani Tsaqofiy.
  • Beliau صلی الله عليه وسلم berjalan kaki bersama maula-nya Zaid bin Haritsah.
  • Pemuka kabilah Tsaqif: ‘Abd Yalail, Mas’ud, dan Habib, ayahnya bernama ‘Amru bin ‘Umair at-Tsaqafiy.
  • Nabi صلی الله عليه وسلم kembali ke Mekkah setelah 10 hari berdakwah tanpa hasil, di Mekkah beliau dilindungi oleh al-Muth’im bin ‘Adiy. Continue reading “Dakwah di Luar Mekkah (Tahapan 3)”

Tahun Kesedihan (Amul Huzni)

Wafatnya Abu Thalib

  • Ia wafat di bulan Rajab tahun 10 kenabian, 6 bulan setelah gagalnya pemboikotan dalam keadaan kafir.
  • Allah melarang Nabi صلی الله عليه وسلم mendoakan ampunan untuk Abu Thalib:
    • At-Taubah: 113
    • Al-Qashash: 56 إِنَّكَ لَا تَہۡدِى مَنۡ أَحۡبَبۡتَ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ يَہۡدِى مَن يَشَآءُ‌ۚ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ
  • HR Bukhari: “Semoga saja syafa’atku bermanfaat baginya pada Hari Kiamat, lalu dia ditempatkan di neraka paling ringan yang (ketinggiannya) mencapai 2 mata kaki saja.
  • Siksaan kaum musyrikin semakin menjadi tatkala Abu Thalib wafat, sehingga Nabi صلی الله عليه وسلم berkata: “Tidak pernah aku mendapatkan suatu perlakuan yang tidak aku sukai dari Quraisy hingga Abu Thâlib wafat”. Continue reading “Tahun Kesedihan (Amul Huzni)”

QADHA, JAMA’, dan QASHAR

Definisi Qadha

  • Lughoh: diantaranya yaitu memutuskan dan mengganti.
  • Istilah: yaitu mengerjakan shalat diluar waktu yang telah disyari’atkan.

Dalil Qadha

  • HR An-Nasai dan At-Tirmidzi dari Abu Qotadah yaitu mengenai shalatnya orang yang tertidur dan terlupa adalah saat ia sadar dan ingat.
  • Hadits dari Anas bin Malik: “Siapa saja yang tertidur atau terlupa dari shalat maka hendaklah ia mengerjakannya ketika sadar atau ingat”, HR Bukhari Muslim.
  • Shalat yang belum dikerjakan dengan tidak sengaja adalah utang kepada Allah subhahaanahu wata’aala dan utang tersebut jauh lebih wajib untuk ditunaikan (HR Bukhari dan Nasai dari Ibnu Abbas). Continue reading “QADHA, JAMA’, dan QASHAR”

SHALAT (الصلاة)

Definisi

  • Lughoh: Do’a
  • Istilah: yaitu perkatan/ucapan/bacaan dan perbuatan/gerakan yang dibuka dengan takbiratul ihram dan ditutup dengan salam.

Dalil Perintah Shalat

  1. Al-Baqarah: 3
    • ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ
  2. Al-Baqarah: 43
    • وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرۡكَعُواْ مَعَ ٱلرَّٲكِعِينَ
  3. An-Nisa’: 42
    • يَوۡمَٮِٕذٍ۬ يَوَدُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَعَصَوُاْ ٱلرَّسُولَ لَوۡ تُسَوَّىٰ بِہِمُ ٱلۡأَرۡضُ وَلَا يَكۡتُمُونَ ٱللَّهَ حَدِيثً۬ا
  4. Al-Maidah: 58
    • يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُواْ قَوَّٲمِينَ لِلَّهِ شُہَدَآءَ بِٱلۡقِسۡطِ‌ۖ وَلَا يَجۡرِمَنَّڪُمۡ شَنَـَٔانُ قَوۡمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعۡدِلُواْ‌ۚ ٱعۡدِلُواْ هُوَ أَقۡرَبُ لِلتَّقۡوَىٰ‌ۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ

Continue reading “SHALAT (الصلاة)”

MANDI WAJIB

Definisi

  • Lughoh: الغسل berarti mengguyur badan dengan air.
  • Istilah: berarti menyampaikan air ke seluruh anggota tubuh tanpa terkecuali dengan niat tertentu.

Dalil Mandi Wajib

  1. Al-Qur’an surat An-Nisa: 43.
    • يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّى تَغْتَسِلُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا
  2. Al-Qur’an surat Al-Maidah:6.
    • يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
  3. Al-Qur’an surat Al-Baqarah:222.
    • وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Continue reading “MANDI WAJIB”

KHUFF (الخف)

Pengertian Khuff

  • Khuff yaitu sesuatu yang membungkus kaki sampai menutupi mata kaki (sepatu).

Dalil Membasuh Khuff

  1. Hadits Ali bin Abi Thalib mengenai pelaksanaan agama dengan pendapat (ra’yu).
  2. Hadits Al Mughirah bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم membasuh sepasang khuff-nya.
  3. Hadits Sofwan bin Assal tentang perintah Nabi صلی الله عليه وسلم untuk membasuh khuff selama 3 hari (safar) dan 1 hari (mukim). Continue reading “KHUFF (الخف)”

TAYAMMUM (التيمم)

Definisi Tayammum

  • Lughoh: berarti al-qosdu atau kesengajaan.
  • Istilah: berarti bersuci dengan menggunakan tanah pada wajah dan kedua tangan dengan niat استبا حة الصلاة.

Dalil Tayammum

  1. Al-Qur’an surat Al-Maidah: 6 dan An-Nisa: 43.
  2. Hadits dari Imran bin Hushain ketika Nabi menegur orang yang tidak ikut sholat karena junub.
  3. Hadits dari Jabir bin Abdillah mengenai shahabat yang meninggal dunia setelah mandi junub ketika terluka di kepalanya. Continue reading “TAYAMMUM (التيمم)”

WUDHU (الوضوء)

Definisi Wudhu

  • Lughoh: artinya bercahaya, bersih, dan bagus.
  • Istilah: artinya bersuci dengan menggunakan air pada bagian tubuh tertentu dengan tata cara tertentu.

Dalil Wudhu

  1. Al-Qur’an surat Al-Maidah : 6
    • يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
  2. Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: “Allah سبحانه وتعال tidak akan menerima shalat yang dilakukan oleh seseorang di antara kalian jika ia berhadats kecil, kecuali jika ia berwudhu.”
  3. Ijma’ : tidak sah shalat orang yang tidak berwudhu jika ia berhadats kecil. Continue reading “WUDHU (الوضوء)”

NAJIS (نجس)

Pengertian Najis

  • Najis dalam fiqih Islam adalah kotoran yang wajib dijauhi dan dibersihkan jika mengenai badan, pakaian, dan tempat ibadah seorang muslim.
  • Yang dimaksud adalah kotoran yang menghalangi kesempurnaan ibadah, bukan kotoran secara umum.

* Najis hakiki (darah, air seni, tinja, dll) diklasifikasikan menjadi berat (مغلظة), biasa (متوسطة), dan ringan (مخففة). Sedangkan najis hukmi hanyalah pemberian sifat najis (junub, buang angin, dll.).

Najis yang dilegitimasi 4 mazhab

  • Babi; secara keseluruhannya.
  • Darah manusia selain syahid, darah hewan darat yang memancar saat disembelih.
  • Segala kotoran yang keluar dari 2 jalan kotoran manusia.
  • Khamr.
  • Muntah manusia (yang sudah lama dalam perut).
  • Nanah (jumlah banyak).
  • Bangkai hewan darat yang darahnya mengalir. Continue reading “NAJIS (نجس)”

THAHARAH (الطهارة)

Definisi Thaharah

  • Lughoh: Bersuci / bersih dari najis
  • Istilah: Menghilangkan segala najis, baik yang abstrak (hadats) ataupun yang terlihat (khobats) dengan menggunakan air atau debu suci

Dalil Thaharah

  • Al Muddatstsir: 4-5
    • وَثِيَابَكَ فَطَهِّرۡ وَٱلرُّجۡزَ فَٱهۡجُرۡ
  • Al Baqoroh: 222
    • وَيَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡمَحِيضِ‌ۖ قُلۡ هُوَ أَذً۬ى فَٱعۡتَزِلُواْ ٱلنِّسَآءَ فِى ٱلۡمَحِيضِ‌ۖ وَلَا تَقۡرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطۡهُرۡنَ‌ۖ فَإِذَا تَطَهَّرۡنَ فَأۡتُوهُنَّ مِنۡ حَيۡثُ أَمَرَكُمُ ٱللَّهُ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٲبِينَ وَيُحِبُّ ٱلۡمُتَطَهِّرِينَ

Continue reading “THAHARAH (الطهارة)”