Tahun Kesedihan (Amul Huzni)

Wafatnya Abu Thalib

  • Ia wafat di bulan Rajab tahun 10 kenabian, 6 bulan setelah gagalnya pemboikotan dalam keadaan kafir.
  • Allah melarang Nabi صلی الله عليه وسلم mendoakan ampunan untuk Abu Thalib:
    • At-Taubah: 113
    • Al-Qashash: 56 إِنَّكَ لَا تَہۡدِى مَنۡ أَحۡبَبۡتَ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ يَہۡدِى مَن يَشَآءُ‌ۚ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ
  • HR Bukhari: “Semoga saja syafa’atku bermanfaat baginya pada Hari Kiamat, lalu dia ditempatkan di neraka paling ringan yang (ketinggiannya) mencapai 2 mata kaki saja.
  • Siksaan kaum musyrikin semakin menjadi tatkala Abu Thalib wafat, sehingga Nabi صلی الله عليه وسلم berkata: “Tidak pernah aku mendapatkan suatu perlakuan yang tidak aku sukai dari Quraisy hingga Abu Thâlib wafat”. Continue reading “Tahun Kesedihan (Amul Huzni)”

QADHA, JAMA’, dan QASHAR

Definisi Qadha

  • Lughoh: diantaranya yaitu memutuskan dan mengganti.
  • Istilah: yaitu mengerjakan shalat diluar waktu yang telah disyari’atkan.

Dalil Qadha

  • HR An-Nasai dan At-Tirmidzi dari Abu Qotadah yaitu mengenai shalatnya orang yang tertidur dan terlupa adalah saat ia sadar dan ingat.
  • Hadits dari Anas bin Malik: “Siapa saja yang tertidur atau terlupa dari shalat maka hendaklah ia mengerjakannya ketika sadar atau ingat”, HR Bukhari Muslim.
  • Shalat yang belum dikerjakan dengan tidak sengaja adalah utang kepada Allah subhahaanahu wata’aala dan utang tersebut jauh lebih wajib untuk ditunaikan (HR Bukhari dan Nasai dari Ibnu Abbas). Continue reading “QADHA, JAMA’, dan QASHAR”