Dakwah di Luar Mekkah (Tahapan 3)

Dakwah di Kota Thaif

  • Terjadi di bulan Syawwal tahun 10 kenabian, atau sekitar bulan Juni 619 M.
  • Thaif letaknya sekitar 60 mil dari kota Mekkah yang merupakan perkampungan Bani Tsaqofiy.
  • Beliau صلی الله عليه وسلم berjalan kaki bersama maula-nya Zaid bin Haritsah.
  • Pemuka kabilah Tsaqif: ‘Abd Yalail, Mas’ud, dan Habib, ayahnya bernama ‘Amru bin ‘Umair at-Tsaqafiy.
  • Nabi صلی الله عليه وسلم kembali ke Mekkah setelah 10 hari berdakwah tanpa hasil, di Mekkah beliau dilindungi oleh al-Muth’im bin ‘Adiy.

Kisah di Thaif – ‘Addas

  • Nabi صلی الله عليه وسلم bertemu ‘Addas (budaknya Utbah & Syaibah), seorang nashrani yang berasal dari Ninawa (Nineveh).
  • ‘Addas kemudian merengkuh kepala Rasulullah صلی الله عليه وسلم dan mencium kedua kaki dan tangannya setelah meyakini bahwa beliau adalah benar-benar Nabi yang diutus oleh Allah untuk menyempurnakan ajaran Nabi dan Rasul sebelumnya.

Kisah di Thaif – Qarn al-Manâzil

  • Tatkala sampai di suatu tempat yang bernama Qarn al-Manâzil, Allah mengutus Jibril kepadanya bersama malaikat penjaga gunung yang menunggu perintahnya untuk meratakan al-Akhasyabain (dua gunung di Mekkah, yaitu gunung Qubais dan yang di seberangnya, Qu’ayqa’ân) terhadap penduduk Thaif”.
  • Nabi menjawab: “Bahkan aku berharap kelak Allah memunculkan dari tulang rusuk mereka orang-orang yang menyembah Allah ‘Azza Wa Jalla semata, Yang tidak boleh disekutukan dengan sesuatupun”.

Kisah di Thaif – Islamnya para Jin

  • Al-Ahqâf (46): 29-31
    • وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآَنَ فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُوا أَنْصِتُوا فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا إِلَى قَوْمِهِمْ مُنْذِرِينَ (29) قَالُوا يَا قَوْمَنَا إِنَّا سَمِعْنَا كِتَابًا أُنْزِلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَى مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ وَإِلَى طَرِيقٍ مُسْتَقِيمٍ (30) يَا قَوْمَنَا أَجِيبُوا دَاعِيَ اللَّهِ وَآَمِنُوا بِهِ يَغْفِرْ لَكُمْ مِنْ ذُنُوبِكُمْ وَيُجِرْكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ (31
  • Al-Jinn (72): 1-15