RSS
 

HUJUB dan Macam-macamnya

01 Jul

Hujub artinya terhalangnya ahli waris dari mendapatkan warisan baik seluruhnya atau sebagian.

Sebab terhalangnya waris ada dua:

  1. Sifat, yaitu ahli waris terhalang karena adanya salah satu dari tiga penghalang: perbudakan, pembunuhan, dan perbedaan agama.
  2. Orang, yaitu ahli waris terhalang oleh ahli waris lain, yaitu:
    • Hujub Hirman, yaitu terhalang dari warisan seluruhnya.
    • Hujub Nuqsan, yaitu berkurang jatah warisannya karena (1) izdiham, bersekutu dalam warisan dan (2) intiqal, berpindah dari bagian yang besar ke bagian yang kecil, seperti suami dari setengah menjadi seperempat apabila ada anak.

Kaidah-Kaidah Penting

Kaidah Pertama: furu’ tidak ada yang dapat menghalanginya kecuali furu’ lagi.

  1. ابن menghalangi furu’ yang lebih rendah darinya (ابن ابن), dan demikian seterusnya.
  2. بنت tidak dapat menghalangi furu’ lain yang lebih rendah darinya.

Kaidah Kedua: ushul tidak ada yang dapat menghalanginya kecuali ushul lagi.

  1. أب menghalangi أب الأب, dan demikian seterusnya.
  2. أم menghalangi أم الأم, dan demikian seterusnya.

Kaidah Ketiga: hawasyi terhalang oleh furu’, ushul, dan hawasyi juga.

  1. Furu’ laki-laki menghalangi seluruh hawasyi.
  2. Furu’ wanita hanya menghalangi saudara seibu saja (أخة لأم , أخ لأم), dan tidak menghalangi hawasyi lainnya.
  3. Ushul laki-laki menghalangi seluruh hawasyi.
  4. Ushul wanita tidak dapat menghalangi seorangpun dari hawasyi.
  5. Setiap individu hawasyi menghalangi yang lebih rendah derajatnya dari dia ketika menjadi ahli ta’shib (‘ashabah), kecuali saudara seibu (أخة لأم , أخ لأم).

Saudara Yang Berkah (قريب مبارك)

  • Yaitu saudara laki-laki yang keberadaannya membuat saudarinya mendapat warisan, dimana jika dia tidak ada saudarinya tidak akan mendapatkan warisan.
  • Misalnya ada زوجة bersama 2 بنت dan بنت ابن serta ابن ابن.
  • Saat itu بنت ابن bersama saudaranya ابن ابن menjadi ashabah, sehingga mendapatkan bagian yang tentu tidak akan dia dapatkan kalau tidak ada ابن ابن.

Saudara Yang Sial

  • Yaitu saudara laki-laki yang keberadaannya membuat saudarinya tidak mendapat warisan, dimana jika dia tidak ada saudarinya akan mendapatkan warisan.
  • Misalnya ada زوج bersama أخت شقيقة dan أخت لأب serta أخ لأب.
  • Saat itu أخت لأب tidak mendapatkan bagian karena menjadi ashabah bersama أخ لأب, yang tentu dia akan mendapatkan bagian seperenam kalau tidak ada أخ لأب.

MUSYARRAKAH (مشركة)

  • Yaitu permasalahan yang dihukumi oleh Umar bin Khattab RA melalu ijtihad beliau.
  • Kasusnya adalah ahli waris yaitu زوج dan أم (atau أم الأم ) dan أخ لأم dan أخة لأم dan أخ شقيق (atau أخت شقيقة ).
  • Penyelesaiannya زوج mendapat setengah, أم mendapat seperenam, أخ لأم dan أخة لأم mendapat sepertiga, أخ شقيق tidak mendapat apa-apa sehingga mengadu kepada Umar.
  • Kemudian Umar memutuskan bahwa أخ شقيق bersekutu dengan أخ لأم dan أخة لأم mendapat sepertiga yang dibagi secara rata (musyarrakah).
 

Leave a Reply